Prestasi Membanggakan di SEA Games

Senin, 21 Nov 2011 - 00:00 WIB
Indonesia dipastikan bakal menjadi juara umum SEA Games XXVI/2011. Tentu prestasi ini sangat menggembirakan kita semua, apalagi di tengah paceklik prestasi olahraga kita saat ini.

Prestasi ini memang luar biasa sekaligus mengagetkan di tengah pesimisme masyarakat akan masa depan olahraga kita. Torehan ini juga sangat mengagumkan di tengah sorotan publik atas berbagai kasus korupsi dan molornya pembangunan sarana dan prasarana SEA Games di Palembang, Sumatera Selatan. Tentu prestasi ini menjadi oase di tengah minimnya prestasi olahraga kita. Karena itu, perjuangan mereka patut mendapat apresiasi baik dari pemerintah maupun masyarakat.

Kita wajib memberikan penghargaan yang tinggi kepada mereka. Pemerintah wajib dan harus memberikan penghargaan yang sepadan dengan apa yang telah mereka persembahkan untuk negara. Kemenangan Indonesia ini mengandung satu pesan besar. Apa itu? Olahraga kita sebenarnya mampu berbicara baik di tingkat regional maupun global. Apalagi jika olahraga ini dikelola secara benar. Jangan lupa, dulu kita pernah menjadi langganan juara dunia bulu tangkis. Nama-nama seperti Rudy Hartono, Icuk Sugiarto, Alan Budi Kusuma, dan Susi Susanti merupakan bukti nyata prestasi luar biasa yang ditorehkan anak negeri.

Ada Yayuk Basuki yang mampu menembus peringkat 20 besar tenis dunia. Kita juga ingat bagaimana sepak bola kita pernah berjaya di Asia Tenggara era 1980/1990-an. Kejayaan ini yang akhir-akhir ini seakan hilang dari bumi pertiwi dengan sedikitnya prestasi yang diraih para atlet olahraga kita. Minimnya prestasi ini sebenarnya bukan karena kita tidak memiliki kemampuan. Bukan karena kita tak memiliki bibit-bibit yang unggul. Namun, kekalahan kita di berbagai ajang olahraga akhir-akhir ini lebih karena salah kelola.

Banyak anak negeri berbakat, tetapi akhirnya kandas karena tidak diarahkan secara benar. Sedikitnya prestasi di atas juga disebabkan adanya politisasi dunia olahraga kita. Para atlet olahraga kita dimanfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi sesaat mereka. Tentu kalau ini dibiarkan akan berdampak serius bagi perkembangan olahraga kita. Kalau ini diteruskan bukan prestasi atau kemenangan yang kita dapat, tetapi dunia olahraga kita akan makin terpuruk. Saat ini dunia olahraga kita memang belum bisa berbicara banyak. Namun, kita tak boleh putus asa.

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki prestasi olahraga negeri ini. Mencetak prestasi olahraga memang tidak mudah. Selain perlu dukungan pemerintah seperti di atas, kepedulian dari masyarakat juga sangat diperlukan. Pemerintah harus mampu meyakinkan bahwa profesi menjadi atlet juga sangat menjanjikan seperti karier di bidang lainnya. Jaminan hidup para atlet menjadi tugas bersama yang perlu dipikirkan. Jangan sampai ke depan kita mendengar lagi ada atlet menjual medali emasnya karena desakan ekonomi.

Jangan sampai ada lagi atlet nasional yang hidupnya telantar. Jika nasib atlet masih tidak jelas, terutama setelah pensiun, orang tidak akan mau berkarier di bidang olahraga. Orang tua juga tak akan rela anaknya memilih karier menjadi atlet yang tidak bisa menjamin kehidupannya nanti. Orang tua akan lebih suka anaknya menjadi PNS, dokter atau insinyur yang memiliki masa depan jelas.

Prestasi di SEA Games ini bisa menjadi titik tolak bagi kita semua agar ke depan lebih peduli dalam memajukan olahraga Indonesia agar tidak saja mampu berbicara di tingkat regional, tetapi juga sanggup menorehkan prestasi di tingkat dunia. Semoga olahraga kita terus berprestasi.