Kerugian Kebakaran di Jakarta Selatan Akibat Korsleting Listrik Mencapai 7 Miliar Rupiah

Rabu, 22 Jul 2020 - 00:00 WIB

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan Helbert Plider Lumban Gaol di Jakarta pada hari Rabu, 22 Juli 2020. Helbert mengatakan, kebakaran yang terjadi di Jakarta Selatan selama periode bulan Mei hingga Juli kebanyakan disebabkan oleh korsleting listrik, yang tercatat ada sebanyak 82 kasus kebakaran yang terjadi di Jakarta Selatan.

Ia menegaskan, selama Mei hingga Juli ini kebakaran telah menghanguskan 35 bangunan rumah, 32 instalasi luar gedung, 10 bangunan perdagangan dan 5 kendaraan. Sedangkan Cilandak menjadi lokasi kebakaran yang paling banyak dengan 20 kasus. Selanjutnya ada Jagakarsa, Kebayoran Baru, Pesanggrahan dan Pasar Minggu dengan 10 kasus kebakaran, sedangkan Kebayoran Lama dan Mampang Prapatan ada 7 kasus kebakaran dilanjutkan dengan tebet dan Setiabudi dengan 4 kasus kebakaran.

Menurut Helbert, kasus kebakaran yang terjadi selama periode ini telah berdampak pada 499 jiwa dan total kerugiannya diperkirakan mencapai Rp7.011.400.000.

Sumber : sindonews.com