Disorot Komnas Anak soal Komentar Pedasnya, Iis Dahlia: Itu Gaya Saya
Friday, 27 July 2018
Disorot Komnas Anak soal Komentar Pedasnya, Iis Dahlia: Itu Gaya Saya

JAKARTA - Insiden mengomentari salah satu kontestan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2018 yang dilakukan oleh Iis Dahlia tak hanya menuai kontroversi di media sosial. Rupanya kini berkembang dan menjadi sorotan Ketua Komnas Perlindungan Anak.

Arist Merdeka Sirait menyebutkan kalau komentar yang dilayangkan ibu dua anak tersebut mengenai penampilan dan riasan wajah dari Waode Sofia merupakan tindakan merendahkan martabat dan bisa berdampak untuk psikologi seorang anak.

 

"Dalam perspektif perlindungan anak, itu adalah merendahkan martabat. Karena dipaksakan seolah-olah harus berpenampilan sesuai dengan kebutuhan dari audensi atau pemirsa dan juri itu sendiri," ujar Arist Merdeka Sirait.

"Itu akan berdampak pada beban psikologis anak, yang harus diuji juri kan seharusnya suara. Penampilan itu hanya melengkapi saja. Penilaiannya pada juri dan tidak boleh disampaikan kepada publik," tambahnya.

Ketika dimintai keterangan mengenai hal tersebut, pedangdut berusia 46 tahun ini justru memilih untuk tidak memusingkannya. Ia menjelaskan kalau kapasitasnya sebagai juri tidak akan terpengaruh dengan adanya pro kontra dari orang-orang.

"Hah Komnas Anak? Kenapa sama Komnas Anak? Enggak ada urusannya sama Komnas Anak, santai saja," ujar Iis Dahlia saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (26/7/2018).

"Bahwa saya tidak akan terpengaruh kinerja saya sebagai juri di KDI hanya karena di netizen, saya berkomentar kapasitas saya sebagai juri. Ya itulah saya, gaya saya seperti itu," tambahnya.

Iis Dahlia ingin kinerjanya sebagai juri tidak terganggu dengan berbagai pergunjingan hal tersebut. Kemudian, pelantun lagu Payung Hitam ini mengaku bahwa komentarnya terhadap Waode Sofia untuk membuat regenerasi penyanyi dangdut lebih bagus lagi.

"Tapi poinnya adalah jangan rusak kinerja saya dan saya tidak terganggu dengan ini, satu. Kedua, saya menjadi juri di acara itu, saya punya visi dan misi sebagai orang dangdut saya pengen regenerasi dangdut saya nantinya anak-anak yang punya kualitas bagus, komplit sebagai seorang penyanyi," paparnya.

(okezone/sus)