10 Hal Mengejutkan yang Belum Kamu Ketahui tentang Pekerjaan sebagai Investment Banker
Thursday, 11 January 2018
10 Hal Mengejutkan yang Belum Kamu Ketahui tentang Pekerjaan sebagai Investment Banker

Sebagian orang memiliki kesan pekerjaan kelas tinggi dengan gaji besar pada profesi investment banker. Namun, apakah benar demikian?. Nah, sebelum itu kamu pahami dulu apa itu investment banker.

Dikutip dari Swara Tunaiku, secara singkat investment banker adalah orang yang bekerja di investment banking yaitu, sebuah divisi khusus dalam dunia perbankan yang berhubungan dengan pembentukan modal untuk perusahaan, pemerintah, dan entitas lain. Jadi, adanya investment banking berfungsi untuk melakukan peminjaman utang dan ekuitas baru untuk semua jenis perusahaan, membantu penjualan efek, dan membantu memfasilitasi merger dan akuisisi.

Pada umumnya, investment banking memberikan berbagai nasehat dan rekomendasi yang bersifat strategis. Contohnya investasi bank dunia antara lain Deutsche Bank, HSBC, dan Morgan Stanley.

Nah, sudah paham kan?. Berikut beberapa hal yang mungkin nggak kamu tahu mengenai investment banker!

 

1. Bisa bekerja sampai 120 jam dalam seminggu

Pekerja kantor normal nya bekerja selama 40 jam per minggu. Berbeda dengan investment banker, ia bisa bekerja dalam waktu 100 jam per minggu lho. Bahkan ada yang lebih dari 120 jam.

 

2. Nggak jauh berbeda dengan sales

Pekerjaan yang dilukan umumnya nggak jauh beda dengan sales. Mereka menjual dan menawarkan. Merayu dan membujuk calon konsumen untuk memperoleh kata deal.

 

3. Gaji nggak sebanding

Di berbagai bank, pekerjaan investment banker merupakan pekerjaan dengan gaji yang menggiurkan. Walau begitu, banyak yang bilang kalau orang yang bekerja di bidang ini bahwa gaji banker yang besar adalah hasil mengorbankan mereka yang bekerja sebagai support staff dan back office.

 

4. Uang orang lain

Kamu perlu tahu bahwa uang yang dipertaruhkan adalah uang orang lain. Ketika taruhannya menang, maka banker akan mendapatkan jumlah uang yang sangat besar. Sementara saat dia kalah, maka yang dipertaruhkan adalah uang orang lain. Biasanya jika sudah bisa membaca situasi kalau dia akan kalah, maka dia bakal pindah perusahaan. Jadi, susah dimintai pertanggungjawaban.

 

5. Investment management adalah permainan menang atau kalah

Industri ini nggak begitu memiliki nilai. Secara kolektif hanya sebagai market. Kalau ada banker yang menang, pasti ada banker yang kalah.

6. Persaingan tingkat tinggi

Persaingan antar banker cukup ketat, sebab pasar-pasar sahamnya akan membuka lokasi dimana banker menunjukkan keahliannya. Para banker senior mengatakan bahwa saat banker nggak mendapatkan posisi yang strategis, maka efisiensi pekerjaannya bakal berukurang.

 

7. Prediksi oleh para experts

Kalau para expert benar-benar mampu memprediksi dengan tepat, mereka akan melakukan sesuatu yang lain daripada apa yang mereka lakukan sekarang.

 

8. Lupakan dan ulangi

Pengetahuan finansial umumnya bersifat subyektif. Peristiwa yang sudah terjadi biasanya akan dilupakan lalu diulangi lagi, begitu seterusnya. Demikian dengan sifat pelaku industri, mereka nggak pernah traumka dengan kejadian buruknya di masa lalu, mereka hanya fokus pada kejadian yang baik saja.

 

9. Milyaran atau triliunan kerugian adalah statistik

Kamu mungkin pernah mendengar kalimat  “kalau korban jiwanya 1 orang, itu kecelakaan. Korban jiwanya 10 orang, itu tragedi. Korban jiwanya 100 orang, itu statistik.” Perdagangan yang gagal, bank bailouts, dan kerugian lainnya cuma dianggap sebagai statistik. Begitu juga dengan jumlah kerugiannya yang mencapai milyaran atau triliunan.

 

10. Keajaiban dari bunga bank

Compounding adalah keajaiban ke-8 di dunia, begitulah yang dikatakan Albert Einstein. Dalam dunia finansial ini artinya bunga bank. Seperti yang dilakukan oleh Warren Buffet,         tahun 1956 ia menginvestasikan US$ 10 ribu, sekarang jumlahnya sudah mencapai US$ 300 juta. Selain karena nilai mata uangnya yang berbeda, hal ini ditambah dengan bunga bank sebesar 20% setiap tahunnya.

Nah, ini merupakan hal-hal yang bisa mengubah cara pandangmu tentang investment banker. Bagaimana, apakah kamu tertarik menjadi investment banker?