Kredit Mobil, Lebih Baik Lewat Bank atau Leasing?
Friday, 05 January 2018
Kredit Mobil, Lebih Baik Lewat Bank atau Leasing?

Saat ini mobil sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok. Kendaraan ini selain dapat menampung banyak orang, juga membuat pengendara lebih nyaman karena tidak akan kepanasan apalagi kehujanan. Sayangnya, harga mobil setiap tahun mengalami peningkatan sehingga keputusan untuk membeli mobil pun harus dipertimbangkan lagi. 

Jika belum memiliki cukup uang, pembelian kredit mobil dengan cicilan per bulan dapat kamu coba. Adanya program kredit mobil murah dan (Down Payment) DP ringan ini membuat pembelian mobil dengan cara kredit banyak dipilih. Kemudian bermunculanlah beragam lembaga pembiayaan mobil, dari bank hingga leasing yang memberikan penawaran menarik. Untuk ini, tentu kamu perlu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan, kan? Yuk, simak perbandingan kredit mobil antara bank dengan leasing di bawah ini!      

Persamaan Kredit Mobil di Bank dengan Leasing

Sebenarnya bank dan leasing memiliki konsep dan peran yang sama. Keduanya sama-sama membayar sebagian atau DP yang kemudian mengangsur setiap bulan. Besarnya DP untuk keduanya pun sama, minimal 30% dari harga jual mobil yang sudah disepakati antara penjual dan pembeli karena termasuk roda empat non produktif.

Nominal ini sudah sesuai dengan Surat Edaran Ekstern Nomor 14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012. Surat edaran tersebut berisi tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Kelebihan dan kekurangan jika kredit melalui leasing

Dari segi proses, kredit melalui leasing cenderung lebih cepat dan mudah daripada dengan bank. Leasing memiliki staf khusus yang membantu kamu dalam menjalani proses dari menyiapkan dokumen hingga akhir. Kamu tinggal mengisi formulir dan menyiapkan berbagai dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotokopi Kartu Keluarga (KK), dan slip gaji. Kamu pun bisa hemat waktu dan tenaga.

Dalam segi kecepatan memang leasing juaranya, tetapi suku bunga kredit di sini cukup tinggi. Belum lagi masih ada biaya lain seperti administrasi, biaya fidusia, biaya asuransi, dan biaya provisi. Selain itu, kredit mobil melalui leasing mewajibkan kamu mengasuransikan kendaraanmu. Opsi yang bisa kamu pilih adalah asuransi Total Lost Only (TLO), di mana asuransi akan menjamin jika mobilmu hilang. Ada juga asuransi yang sifatnya All Risk, yang mana pihak asuransi akan menanggung semua kejadian dari penyok karena kecelakaan sampai hilang dicuri orang.

Kelebihan dan kekurangan jika kredit melalui bank

Berbeda dengan leasing, bunga kredit mobil di bank cenderung lebih rendah dibandingkan melalui leasing. Kamu juga bisa melunasi sebagian utang pokok dalam waktu tertentu, jika suatu saat nanti memiliki uang lebih. Cara ini akan mengurangi besaran angsuran tiap bulannya sehingga bebanmu pun berkurang.

Namun, proses kredit melalui bank prosesnya cenderung lama dan lebih rumit. Data dan prosedur yang dibutuhkan harus lengkap. Tidak seperti di leasing yang memliki staf khusus untuk membantumu, kamu harus mengurus dokumen-dokumen yang disaratkan sendiri. Dokumen yang harus kamu siapkan antara lain slip gaji, surat domisili, akta kelahiran, hingga kartu keluarga dan dokumen-dokumen penting lainnya. Selain itu pihak bank masih akan mengirimkan wakilnya untuk melakukan survei ke rumahmu. Kalau memilih jalur bank untuk mewujudkan mimpimu memiliki mobil, kamu harus mau bersabar.

Nah, dengan pemaparan kredit leasing dan bank di atas, tentu kamu bisa menentukan mana yang lebih baik untuk memulai kredit mobilmu. Tentu semua itu sesuai dengan takaran kemampuanmu, ya.