SINETRON SAMBALADO, KISAH PENUH PESAN MORIL DARI PEDAGANG SOTO BETAWI
Wednesday, 24 May 2017
SINETRON SAMBALADO, KISAH PENUH PESAN MORIL DARI PEDAGANG SOTO BETAWI

DEPOK - Belakangan ini, cukup banyak sinetron bermunculan namun tidak memiliki unsur pendidikan yang dapat dipetik oleh para penonton. Lewat sinetron Sambalado, sang sutradara Reka Wijaya, mencoba untuk memberikan pesan moril kepada para penonton.

Berkisah mengenai anak perempuan bernama Ayu (Ayu Ting Ting), yang memiliki bapak seorang pemilik warung soto betawi. Dalam perjalanannya banyak karakter-karakter yang berusaha menonjolkan cara mereka untuk meraih impiannya, salah satunya tokoh Ayu.

"Sambalado ini berkisah, main storynya tentang seorang anak yang punya bapak. Nah bapaknya ini punya warung makanan di pinggiran Jakarta," ujar Reka Wijaya selaku sutradara sinetron Sambalado, yang ditemui di kawasan Leuwinanggung, Tapos, Depok, Jawa Barat, Selasa (23/5/2017).

"Ceritanya sih tentang kehidupan sehari-hari. Tentang keluarga, yang di dalamnya ada karakter-karakter yang sebenarnya berusaha untuk meraih mimpinya masing-masing," sambungnya.

Tidak hanya bercerita mengenai kehidupan sehari-hari tanpa memberikan pesan moril kepada masyarakat. Sinetron Sambalado juga mengajak para penonton untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi segala problema yang ada di kehidupan.

Dikemas dalam bentuk drama komedi, Reka juga berharap agar para penonton bisa terhibur dan juga tertawa dengan lawakan-lawakan para pemainnya, seperti Ayu Ting Ting, Haji Bolot, Omas, hingga Joe P Project.

"Contohnya ada tokoh Ayu sebagai anaknya Babe Bolot, tujuannya untuk naikin haji bapaknya. Pesan morilnya itu jangan menyerah, pokoknya harus hadapi semuanya dengan senyuman. Dan harapannya, semoga kita berhasil membuat penonton tertawa," tutupnya.

(okezone/aln)